Menyelesaikan Marathon Pertama Saya di Bali
15 Mei 2026
Perjalanan Menuju Garis Finish
Menyelesaikan marathon adalah salah satu impian terbesar saya sejak mulai berlari tiga tahun lalu. Latihan berbulan-bulan, bangun jam 4 pagi, menahan rasa sakit di otot, semuanya terbayar lunas ketika saya melewati garis finish di Bali Marathon.
Latihan dan Disiplin
Persiapan dimulai 16 minggu sebelum hari H. Saya mengikuti program latihan yang mengombinasikan easy run, tempo run, dan long run di akhir pekan. Bagian tersulit bukan pada jaraknya, melainkan konsistensi. Ada hari-hari di mana tubuh terasa sangat lelah dan pikiran mencari-cari alasan untuk berhenti.
Namun, setiap kali saya mengikat tali sepatu, saya mengingatkan diri sendiri pada tujuan akhir.
Hari Perlombaan
Suasana pagi di Bali sangat magis. Ribuan pelari berkumpul dengan semangat yang sama. 20 kilometer pertama terasa mudah karena euforia penonton dan pelari lain. Namun di kilometer 30, saya mulai merasakan "The Wall" (dinding). Otot kaki mengeras dan tenaga terasa habis.
Di sinilah mental berbicara. Saya mengingat semua latihan berat yang sudah saya lewati. Saya fokus pada satu langkah di depan langkah lainnya.
Garis Finish
Melihat gerbang finish di kejauhan memberi saya tenaga ekstra. Waktu resmi saya adalah 4 jam 15 menit. Mungkin bukan waktu yang paling cepat, tetapi bagi saya, ini adalah kemenangan besar. Kemenangan atas rasa malas, rasa sakit, dan keraguan diri.
Sampai jumpa di marathon berikutnya!